Kedai Kopi Di Sudut Kota

Posted on April 10, 2017

0



image

Telepon berdering, tepat saat aku berniat mengangkat tubuh dari kursi kantorku.

“Temui aku di kedai kopi di sudut kota.” Sesingkat itu. Panggilan terputus.

Kulangkahkan kaki cepat-cepat. Bergegas, mengikuti pintamu.
“Lama sekali” Gerutumu, sambut tibaku.

Sore, pada satu senin. Di sebuah kedai kopi kecil yang berjarak tak lebih dari selusin kejapan mata dari kantorku.

“Aku cuma memesan segelas kopi.” Ucap seorang perempuan yang di sudut matanya tersimpan rindu. Seumpama setumpuk baju-baju kotor dalam keranjang cuci, bergumul acak menyimpan hangat.

Pentingkah kau yang minta ditemui secepatnya cuma untuk minum kopi dari gelas yang sama?

Sungguh-sungguh,
Perempuanku.

Advertisements
Posted in: Poem