Momentum Syukur

Posted on July 30, 2012

0



 

‘Dan terhadap nikmat Tuhan-mu maka hendaknya kamu menyebut-nyebutnya (bersyukur),’ (Q.S. adl Dluha {93}: 11)

Bulan suci Ramadhan merupakan salah satu bulan yang istimewa. Seluruh umat Islam seantero jagat menyambutnya dengan suka cita. Dan Ramadhan juga merupakan salah satu dari berjuta nikmat yang Allah berikan kepada manusia yang patut kita syukuri.

Manusia adalah mahluk yang telah Allah ciptakan dengan bentuk yang sebaik-baiknya. Tidak ada yang dapat menandingi sebaik-baiknya ciptaan Tuhan terhadap apa yang diberi nama oleh-Nya dengan sebutan insan ini. Manusia telah dibekali dengan akal, nafsu, pikiran, nurani dan bentuk yang sempurna oleh Tuhan. Adakah mahluk lain yang seperti itu? Hewan hanya dibekali dengan naluri. Malaikat tidak dibekali nafsu oleh Allah, sehingga wajar jika ia tidak pernah melanggar perintah dan senantiasa menaatinya. Sekali lagi, manusialah yang dianugerahi bentuk yang sempurna dan mewarisi sifat-sifat illahiah.

Pantaskah jika kita ingkar dan tidak mengindahkan perintah-perintah Allah dengan segala kesempurnaan yang telah Allah kasih? Manusia wajib untuk bersyukur atas apa yang telah dilimpahkan Tuhan kepadanya. Jadilah manusia yang pandai bersyukur kepada Tuhan-nya. Dan hanya manusia yang dibekali dengan imanlah manusia yang pandai mengucap rasa syukur. Iman yang ada di dalam diri akan terpateri dan akan tumbuh sifat amanah untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Swt.

Tunaikanlah ibadah puasa yang sebenar-benarnya dengan membekali diri kita dengan kesadaran adi, kesadaran ‘ilmi, dan yang terpenting dengan kesadaran imani. InsyaAllah, dengan ketiga kesadaran tersebut kita dapat menyerahkan diri sepenuhnya kepada Rabb Semesta Alam, Allah swt. Jadikan bulan Ramadhan ini sebagai bulan perenungan untuk kita berintrospeksi diri. Kesalahan-kesalahan apa yang telah kita perbuat, kekeliruan-kekeliruan baik ucapan yang telah terlontar atau perbuatan yang telah terlaksana hendaklah kita perbaiki di bulan yang sarat makna ini. Jadikan bulan Ramadhan sebagai moment kita untuk berlomba-lomba mengucap rasa syukur kehadirat illahi rabbi.