QUEEN [Freddie Mercury]

Posted on March 31, 2012

0



Farrokh Bulsara, begitulah nama aslinya. Bahwa kemudian orang lebih mengenalnya dengan Freddie Mercury, itu karena panggilan teman-temannya semasa masih sekolah dasar, di St Peter, Panchgani, Inggris.

Freddie lahir pada tanggal 5 September 1946 di pulau rempah-rempah kecil bernama Stone Town, Zanzibar, Tanzania. Ayahnya, Bomi, adalah seorang Pegawai Negeri Sipil yang bekerja sebagai kasir Pengadilan Tinggi untuk Pemerintah Inggris. Dan ibunya Jer Bulsara. Keduanya adalah keturunan Parsi India (Zoroastrian).

Sepanjang hidupnya, Freddie Mercury telah menciptakan lagu-lagu yang melegenda untuk Queen seperti, Bohemian RhapsodyWe Will Rock YouLove of My LifeI Want To Break Free, dan We Are The Champion.

Di Mata Dunia

Dunia musik internasional mengenal Freddie Mercury sebagai salah satu legenda musik rock. Karya-karyanya termasuk musik abadi yang dapat didengar segala usia dan latar belakang.

“Freddie adalah musisi yang berbakat sekaligus eksentrik. Freddie menulis lagu dengan kunci-kunci yang aneh. Kebanyakan band rock memainkan kunci A atau E, dan bisa D atau G, lain dengan musik Freddie yang mempunyai struktur chord yang aneh dan susah dimainkan dengan gitar,” ucap Brian May.

Dia dilahirkan dengan bakat dalam bidang seni yang luar biasa, sehingga tak ada satupun grup musik yang bisa menyaingi lagu-lagu yang digubahnya. Banyak grup Rock modern yang menganggapnya sebagai panutan, seperti Guns N’ Roses dan Metallica.

Freddie adalah seorang yang memiliki keterampilan artistik yang tak tertandingi, seorang olahragawan, dan juga penggila musik. Soal yang terakhir, Kepala sekolah utama dari St Petrus telah melihatnya. Ia kemudian menyurati orang tuanya dan menyarankan bahwa mereka mungkin ingin membayar sedikit tambahan untuk biaya les musik Freddie. Mereka lalu setuju, dan Freddie mulai belajar bermain piano. Dia juga menjadi anggota paduan suara sekolah dan mengambil bagian secara rutin dalam produksi teater sekolah.

Pada tahun 1964 dia dan keluarganya memutuskan bermigrasi ke Inggris. Freddie mulai kuliah di Ealing College pada tahun yang sama. Saat itulah dia bertemu dengan sahabatnya yang adalah pemain bass, Tim Staffell. Tim lalu membawanya bersama untuk latihan band-nya yang saat itu bernama ‘Smile’, yang berpersonelkan Brian May pada gitar dan Roger Taylor pada drum. Inilah pertemuan pertama pengagum berat Jimi Hendrix dengan Brian dan Roger. Keduanya pun mulai jatuh cinta pada suara Freddie yang besar dengan kisaran hebat. Dia tahu bagaimana beraksi di atas panggung. Itu adalah karismanya, hadiah murni alami yang selaras dengan suaranya. Begitu mereka menilai Freddie.

Freddie lulus dari Sekolah Tinggi Ealing pada bulan Juni 1969, dengan ijazah dalam seni grafis dan desain. Bersama Roger Taylor, dia sempat berdagang di Pasar Kensington menjual karya seni sendiri dan berjualan pakaian baru dan bekas.

Pada bulan April 1970 Tim Staffell memutuskan untuk meninggalkan ‘Smile’, dan Freddie bergabung sebagai vokalis. Freddie memutuskan untuk mengubah nama band menjadi ‘Queen’, ia juga berubah nama belakangnya menjadi ‘Merkurius’. Pada tahun 1971 John Deacon bergabung dengan band dan lengkaplah Queen dengan keempat personelnya, dengan Freddie sebagai front man-nya.

Freddie adalah penulis lagu Queen pertama yang masuk tangga lagu Inggris ‘Seven Seas Of Rhye’, hits besar pertama ‘Killer Queen’, dan lagu Queen yang paling fenomenal yang berada di puncak tangga lagu Inggris selama 9 minggu ‘Bohemian Rhapsody’.

The Last Performance

Tanggal 8 Oktober 1991 adalah terakhir kalinya Freddie Mercury terlihat di atas panggung. Pada saat itu, ia sangat menderita dengan AIDS. Tetapi, ia tak ingin memperlihatkan penderitaannya. Dia hanya ingin menghibur penggemarnya.

Meski sakit ia terus menulis, merekam lagu, dan bahkan ikut ambil bagian dalam pembuatan video klip ‘I’m Going Slightly Mad’. Inilah  video klip masterpiece terakhirnya.

Pada 24 November 1991 Freddie meninggal dengan tenang di rumahnya di London. Tepat 1 hari setelah dia akhirnya mengumumkan perihal penyakitnya di depan khalayak.

Pada 20 April 1992 konser amal dalam mengenang Freddie digelar di Stadion Wembley. Musisi dunia turut ambil bagian dalam konser itu. Tiga anggota Queen tersisa meluncurkan album ‘Made In Heaven’, yang dirilis pada 6 November 1995.

Freddie tidak beristri. Tapi dia berteman dekat dengan Mary Austin sampai kematiannya. Dan, mereka hidup bersama selama tujuh tahun dengan tetap berteman baik.

“Thank you Freddie. We love you”

Posted in: Biography