Berani Mencoba

Posted on March 21, 2012

0



Hidup itu layaknya pertaruhan. Ada yang dipertaruhkan. Ada pula balasannya. Kita, manusia, adalah yang bertaruh. Soal apa yang dipertaruhkan itu beraneka ragam. Mulai dari pertaruhan materi, non-materi, sampai pertaruhan hidup dan masa depan. Inilah kehidupan yang memang merupakan arena bertaruh. Anda ingin menang berarti Anda juga harus berkorban. Karena kita tidak akan pernah merasakan apa itu kemenangan tanpa adanya pengorbanan. Jadi, beranilah bertaruh.

Uang adalah contoh sederhananya. Pertaruhan dengan media uang barangkali adalah yang paling simpel. Coba Anda keluarkan uang dari kantong Anda berapapun dan berikan kepada pengemis atau peminta-minta. Jika Anda ikhlas, maka itu akan tergantikan. Soal besar kecil balasannya (feedback) itu tergantung besar kecilnya yang kita keluarkan. Tapi, jika memang tidak tergantikan dengan materi jangan sekali-kali berpikir jika Tuhan tidak membalasnya. Kita harus ingat akan nikmat lain seperti sehat, terhindar dari musibah, keselamatan, dan apapun yang membuat kita tetap berdiri dan tersenyum. Itu semua nikmat bukan?

Berbuat baik kepada orang lain. Membantu orang lain disaat ditimpa musibah dan kesulitan adalah mulia. Berbagi sesuatu hal yang bermanfaat adalah berkah. Jika Anda ingin pintar, maka berbagilah pengetahuan kepada sesama. Jika Anda ingin termotivasi, maka bagilah motivasi kepada yang lainnya. Semua yang tak terbagi akan hilang tak berbekas. Dan, semua yang terbagi akan dapat memberkahkan. Ilmu yang kita punyai bukan hanya milik kita semata. Dalam otak kita ada hak orang lain. Karena seluruh pengetahuan yang kita punyai adalah juga atas sumbangsih orang lain pula. Bagilah itu sebagai bentuk balasan terimakasih atas anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita.

Kemudian, soal masa depan hidup kita. Saya sangat paham bahwa hidup ini bukanlah kehidupan pribadi. Hidup saya bukan hanya ditentukan oleh saya sendiri. Banyak faktor yang ikut membentuk pribadi kita. Salah satunya, yakni lingkungan kita hidup (living society). Soal menjadi apa kita nanti, itu adalah kewenangan kita pribadi. We are what we think. Masa depan hidup ini tergantung sepenuhnya di tangan si empunya hidup. Bertaruhlah yang tinggi jika inginkan kemenangan hakiki. Mimpilah setinggi kita bisa karena itulah motivasi dan semangat gratis yang bisa memacu kita untuk maju.

Takut bertaruh berarti takut hidup. Jika ada resiko yang bernama gagal, maka itu patut dicoba. Tanpa gagal, kita sangat sulit menghargai keberhasilan. Tanpa kesalahan sulit bagi kita untuk memupuk harapan. Hidup dengan keberanian mencoba adalah hidup yang memiliki peluang untuk menang.

 

Link terkait : http://klosetide.com/2012/03/20/life-is-gambling/