De Nekat Creativepreneur [Part. 2]

Posted on January 18, 2012

0



Modal Nekat

Dunia wirausaha (entrepreneurship) adalah dunia yang penuh ketidakpastian. Segala kemungkinan sangat bisa terjadi dalam dunia ini, terutama kegagalan. Resiko, salah, rugi yang berujung pada sebuah kegagalan adalah ujian yang wajib dihadapi dan dialami oleh seorang dalam berwirausaha. Beranikah menghadapi semua itu? Coba Anda berpikir 100 kali sebelum memulai, karena dunia ini memang tidak nol resiko.

Deretan resiko tersebut harus ditambah lagi dengan cacian, makian, kritikan, bahkan sampai diremehkan oleh banyak orang. Masih muda kok wirausaha! Atau, sarjana kok dagang! Mana modalnya? apa kemampuan Anda? Sudah punya pengalaman belum? Inilah serentetan pertanyaan yang akan selalu mengintai Anda dalam memulai berwirausaha. Masih sanggupkah Anda menghadapinya? Sekarang coba pikir 1000 kali.

Harus Nekat
Itulah kenapa judul kumpulan tulisan ini adalah De Nekat Entrepreneur. Wirausahawan alias bisnisman harus nekat. Sekali lagi kudu nekat! Kalau tidak nekat mending pilih bekerja, jangan wirausaha. Karena jika Anda jadi pekerja, baik negeri maupun swasta, Anda sudah dijamin hidup dengan gaji tiap bulan. Resiko kecil, dan maaf-maaf saja, gaji pun kecil. Sedangkan jika berwirausaha gaji bisa besar, tergantung dari usahanya, sebanding dengan resikonya yang besar pula.

Inilah kunci utama dan pertama seorang wirausahawan. Meski yang utama dan pertama, nekat tentu bukan satu-satunya modal yang harus dimiliki. Soal niat, keberanian, kemampuan, mental, jaringan (link), dan keyakinan adalah modal berikutnya yang tak boleh dilupakan. Tanpa itu, kenekatan Anda hanya akan menjadi kekonyolan belaka yang luar biasa konyol.

Nekat Sukses
Mental berani yang akan melahirkan keberanian dalam memulai sebuah usaha menjadi satu hal yang penting. Tanpa itu wirausaha hanyalah omong kosong alias bualan belaka. Dalam dunia ini gagal itu wajib, dan sukses itu sunah. Tanpa sebuah kegagalan kita tidak akan pernah menghargai kesuksesan. Sejatinya kegagalan dan kesalahan dalam wirausaha adalah batu uji dalam membentuk mental. Jika Anda sudah pernah salah dan sering gagal dan terus berusaha, maka itu berarti Anda tinggal menjemput sukses.

Ibarat keris, semakin ditempa makan akan semakin tajam dan kokoh. Keris yang hanya beberapa kali ditempa hanya akan menghasilkan keris biasa yang rapuh. Sedangkan keris yang ditempa ratusan atau bahkan ribuan kali tentu akan menghasilkan kualitas yang luar biasa pula. Tengoklah keris yang dibuat oleh Mpu Gandring untuk Ken Arok yang bisa membunuh dan begitu ampuh dalam menghunus tujuh turunan. Begitulah wirausaha. Semakin sering gagal, semakin ampuh pula mental kita.