Kontemplasi Akhir Tahun

Posted on December 31, 2011

0



Bismillahirrahmanirrahim

“Belajarlah dari masa lalu, jangan hidup di dalamnya“-Hannibal-

Manusia adalah mahluk pembelajar. Artinya jika kita mengaku sebagai ras manusia, maka kita harus menjadi insan yang terus belajar, bahkan sampai liang lahat. Kita, manusia, tentu punya salah dan pernah luput. Bukanlah menjadi persoalan kesalahan dan luput itu. Tapi, apakah kita mampu belajar dari kesalahan dan luput itulah substansi hidup. Karena manusia yang luar biasa bukan manusia yang takut salah, tapi manusia yang berani memperbaiki kesalahan sehingga itu tidak berulang.

Satu tahun berlalu sudah. Banyak hal yang telah dijalani. Tak sedikit pula hal yang sudah kita capai dan pelajari. Entah keberhasilan atau bahkan kegagalan adalah satu pencapaian yang patut disyukuri. Toh, keduanya hanya soal hasil. Yang terpenting adalah bagaimana proses kegagalan atau keberhasilan itu, sehingga kita bisa mengambil sepotong hikmah dari keduanya. Menang atau kalah adalah soal kesempatan yang harus kita ambil dalam hidup.

Satu tahun terlewati berarti satu tahun usia kita berkurang. Jatah kita sebagai insan manusia berkurang satu tahun. Oleh karenanya, kita pasti berharap yang terbaik di sisa usia ini. Yang lalu biarlah berlalu dan menjadi pelajaran. Saatnya kini menatap masa depan. Segala yang mustahil adalah milik manusia. Tapi, tidak bagi Tuhan. Terus bermimpi dan optimis dalam hidup karena Tuhan Maha Penyayang dan Pengasih.

Tahun 2011 tinggal hitungan jam. Di depan terbentang 366 hari 2012. Hanya ucap syukur yang keluar dari sanubari dalam menghadapi 2012 yang juga tinggal menghitung jam. Segala puji bagi Tuhan yang telah menganugerahi napas sampai detik ini.

Alhamdulillahirabbil’alamin.

Posted in: Contemplation