Pendakian Gn. Semeru (Hari Ke-5)

Posted on October 26, 2011

0



Ranu Kumbolo - Kalimati

Udara pagi yang begitu menggigit membangunkan kami dari tidur. Tak terasa kami telah melewati malam panjang di Ranu Kumbolo, malam yang sungguh dingin tentunya. Sebelum beranjak dari dalam sleeping bag, aku begitu kaget dengan datangnya seorang yang suaranya aku kenal. Perlahan-lahan aku bangun dan melepas sleeping bag dari tubuhku. Samar-samar aku melihat orang yang menghampiriku dalam tenda, dan ternyata. Ya, Salman, seorang kawan yang aku jumpai di Gunung Slamet dan mendaki bersama disana.

Sebenarnya, beberapa hari sebelum pendakian ke Semeru, Salman mengontakku dan bertanya akan uapcara di mana 17-an nanti. Dan ketika aku bilang akan mendaki Semeru ia langsung mengatakan untuk ikut dan bareng mendaki. Hanya saja kita tidak bias bersamaan karena berbeda tempat keberangkatan. Aku, Farhan, dan Khemal berangkat dari Jakarta, sedangkan Salman dan temannya berangkat dari Bandung. Sebelum naik pun aku katakan kepada Salman bahwa timku akan naik terlebih dahulu, karena sampai pada waktu yang telah ditetapkan ia dan timya belum sampai juga di base camp.

Sampai pada akhirnya timku dan tim Salman bertemu di Ranu Kumbolo. Kami ngobrol-ngobrol seputar keberangkatan masing-masing tim dan seputar perjalanan sampai Ranu Kumbolo. “Dengan siapa Man?” tanyaku. “Dengan Si Atok, masih tidur dia di tenda yang biru itu.” Jawabnya sambil menunjuk jauh kea rah kerumunan ratusan tenda menunjukkan tendanya. Ternyata Salman hanya berdua, dan dengan Atok temannya yang aku kenal juga saat pendakian di Gunung Slamet akhir tahun lalu.

Hanya beberapa menit kami saling bercerita, setelah itu kami pun memutuskan untuk packing dan melanjutkan perjalanan. Sekira pukul 10.00 WIB kami pun selesai packing dan bergegas untuk melanjutkan perjalanan. Pada perjalanan hari kedua kali ini, kami berlima dalam satu tim, aku, Farhan, Khemal, Salman, dan Atok. Kami berlima perlahan melewati Tanjakan Cinta tidak begitu jauh dari Ranu Kumbolo. Tanjakan yang lumayan tajam dan cocok dengan namanya, Tanjakan Cinta.

Setelah sampai di atas Tanjakan Cinta kami sejenak beristirahat. Sesaat kemudian, pandangan kami begitu dimabukkan dengan medan di depan yang begitu luas dan dikelilingi oleh bukit-bukit dan hutan. Daerah Oro-Oro Ombo namanya. Sebuah daerah yang namanya diambil dari bahasa Jawa yang berarti daerah atau tanah yang luas. Pemandangan yang ada begitu menawan setiap orang yang melewatinya. “Wah…Subhanallah!” kataku pelan.

Tidak ingin melewatkan moment indah tersebut, salah satu dari kami pun mengeluarkan kamera untuk foto-foto. Beberapa jepretan berhasil kami lakukan di Oro-Oro Ombo. Setelah puas memandangi dan berfoto-foto kami melanjutkan perjalanan masuk ke hutan. Medan yang landai dan sesekali menanjak membuat kami sering beristirahat untuk minum. Sampai pada akhirnya kami pun melihat papan petunjuk yang bertuliskan, ‘500 M ke Kalimati’. Pemandangan pun berubah setelah kami keluar dari hutan. Puncak Semeru yang gundul dan setiap setengah jam sekali mengeluarkan asap tebal kembali terlihat jelas.

Aku sesaat terharu akhirnya aku bisa melihat puncak Semeru yang elok langsung dengan mata kepala sendiri. Jalan yang landai kami tempuh sekira setengah jam setelah keluar dari hutan menuju ke Kalimati. Beberapa jepretan pun dihasilkan untuk memanfaatkan momen. Medan yang kami lalui menjelang Kalimati telah ditutupi oleh pasir-pasir halus dari letupan gunung. Lagi-lagi Semeru menyandera pikiranku untuk terus berimajinasi membayangkan keindahannya. Semeru memaksaku untuk terus mengingatnya dan mematrinya dalam pikiranku.

Setelah menempuh perjalanan sekira lima jam dari Ranu Kumbolo, akhirnya sampai juga kami di Kalimati. Sebuah daerah yang sangat luas dan bahkan mungkin sama luasnya dengan Oro-Oro Ombo. Daerah berpasir dengan ditumbuhi oleh rerumputan gersang yang dikelilingi oleh pohon-pohon pinus dan beberapa jenis lainnya. Kami pun bermalam di Kalimati bersama ratusan pendaki lainnya sebelum ke Mahameru. Aku berkata dalam hatiku, “Puncak, I’m coming…”
bersambung…

Posted in: Expedition