Menuju Masyarakat Cerdas (Part. 2)

Posted on August 5, 2011

0



Menyoal Minat Baca

Minat baca lebih merupakan keadaan yang bervariasi sesuai dengan lokalitas di setiap elemen penyusun gerak masyarakat. Data nasional yang menyebutkan minat baca masyarakat Indonesia hanya 0,009 persen. Artinya, jika dirata-ratakan, maka dalam setahun masyarakat Indonesia hanya membaca 9 judul buku untuk seribu orang. Alasan inilah yang menempatkan Indonesia di peringkat keempat dalam hal minat baca untuk kawasan Asia Tenggara, setelah Malaysia, Thailand, dan Singapura.

Data lain menyebutkan bahwa perbandingan penduduk dan surat kabar di Indonesia sangatlah jomplang. Berdasarkan pendataan tahun 1999, perbandingannya mencapai 1:43. Hal ini berarti satu surat kabar untuk 43 orang, jika jumlah penduduk Indonesia sekira 207 juta jiwa, sedangkan jumlah surat kabar yang hanya 4,8 juta. Hal tersebut terasa sangat memprihatinkan jika dibandingkan dengan negara-negara lain yang hari-harinya dihabiskan untuk membaca buku.

Minat baca merupakan kebiasaan yang diperoleh setelah seseorang dilahirkan. Dengan demikian minat baca bukanlah kebiasaan bawaan. Membaca harus dipupuk, dibina, dan dikembangkan jika ingin mewujudkan masyarakat sadar akan membaca. Pun membaca merupakan kunci keberhasilan seseorang. Dengan membaca, cakrawala pengetahuan seseorang akan semakin luas dan perspektif kehidupannya akan semakin kaya. Membaca adalah suatu aktivitas yang mudah dan menyenangkan. Aktivitas tersebut sangatlah dipengaruhi oleh minat. Seorang yang menaruh minat terhadap sesuatu akan mendorong orang tersebut melakukan pekerjaan atau kegiatan yang diminatinya dengan sebaik-baiknya. Minat akan meningkatkan keberhasilan aktivitas yang dilakukan. Dalam hal membaca, minat akan menentukan pada tingkat keberhasilan orang tersebut memahami bahan bacaan.

Untuk dapat mempertahankan dan mengembangkan kemampuan membaca, seseorang harus menetapkan tujuan yang jelas dan nyata, mampu merespons dengan cara-cara yang bermakna, dan memusatkan pada pemahaman. Dalam kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, aktivitas membaca menjadi semaikin diperlukan. Setiap informasi yang dating tidak selalu dapat diakses melalui media elektronik seperti televisi atau radio. Oleh karena itu, mambaca masih dinilai relevan dan penting dapat mendapatkan informasi.

bersambung…