Pendengar

Posted on May 14, 2011

0



Terus terang kukatakan kau memang cantik

Bulu matamu lentik

Sorot matamu berarti keteduhan

Kicau suaramu adalah kedamaian

Kau menarik

Barangkali Pangrango pun akan melirik

Kau pandai memainkan ritme hati

Berbincang denganmu terselip hasrat dan obsesi

Tak ada sebesar biji zarah pun birahi

Kau adalah distorsi

Ragamu menampilkan sisi religi

Kau tahu ukhrawi

Tapi juga mencari celah duniawi

Meski begitu buatku kau masih tak terlalu spesial wahai betina

Sebab kau bukanlah seorang pendengar yang baik

Titik

Tagged: , , ,
Posted in: Poem