Orang-orang Teralienasi Zaman

Posted on February 3, 2011

0



Nasionalisme muncul dari jiwa-jiwa seorang yang teralienasi oleh globalisasi
Ia lahir murni dari perut ibu pertiwi yang kaya akan nilai

Dunia ini telah sesak dipenuhi oleh orang-orang banal
Orang-orang yang telah mengalami pendangkalan makna atas apapun yang ada di alam semesta ini

Globalisasi yang ada menjadi penyetir utamanya
Orang akan dengan mudah terbius oleh fun, food, fashion yang merupakan topeng kemajuan zaman
Mereka akan takut dikatakan tidak gaul atau mungki—yang lebih ekstrim lagi—dikatakan bukan manusia jika tidak mengikuti perkembangan zaman
Padahal jika disadari, kemajuan zaman ternyata adalah halusinogen
Ia adalah zat yang secara alamiah dapat menimbulkan gejala halusinasi, ilusi, dan delusi
Zat yang juga dapat mengubah perasan penggunanya

Kenapa kita harus berpaling dan membanggakan dunia lain ketika ibu kita kaya raya
Kebobrokan macam apa ini?
Ketika Sang ibu pertiwi malah dihancurkan oleh anak-anaknya sendiri
Sang ibu merana dan terisak oleh kekejaman anak-anaknya
Betapa celakanya kita yang telah mendurhakai ketulusan cintanya
Pantas jika kemudian sang ibu marah atas kenakalan kita
Namun, kita harus percaya bahwa marahnya adalah nyanyian terindah dari surga

Padahal dulu Sang ibu telah melahirkan seorang Natsir diplomat ulung
Seorang Hatta yang cerdas
dan seorang Sudirman yang gagah berani
Kenapa sekarang kita malah tidak belajar dari kakak-kakak kita itu?

Acuhkan saja kemunafikan zaman yang hanya berisi sekumpulan agitasi murahan itu

Nasionalisme bukan milik orang-orang bertopeng
Ia adalah milik orang-orang yang berani memunculkan mukanya tanpa aling-aling,
yang bangga akan kekayaan ibu pertiwinya
Sekarang telah jelas bahwa, nasionalisme, dalam makna yang luas, adalah milik orang-orang yang teralienasi oleh kemajuan zaman