Eksploitasi i (Part. 2)

Posted on December 19, 2010

0



Ada imaji. Harapan pasti.
Tak ada imaji. Asa jadi tak pasti.
Ada tapi tak berimaji. Sama saja mati.
Tak pernah ada imaji. Ah, benamkan saja diri.

Hidup dijalani. Dipenuhi dengan agitasi.
Jika terus dituruti. Tak sesuai jati diri.
Jika coba dipungkiri. Tak diakui.

Sekali berarti. Sudah itu mati*.
Setelah mati. Akankah ada lagi arti?

*”Diponegoro” oleh Chairil Anwar

Posted in: Poem, Staccato