Browsing All Posts filed under »Go Green«

Dilema Hutan Tanaman Industri*

May 6, 2013

0

Sabtu lalu, tepatnya tanggal 23 Maret 2013 sejumlah aktivis lingkungan dunia secara serempak menggelar aksi Earth Hour, tak terkecuali di Indonesia. Katanya, Earth Hour adalah gerakan cinta dan peduli lingkungan dengan cara memadamkan lampu selama kurun waktu satu jam. Bukan tanpa alasan memang, bumi yang kita tinggali telah berumur dan semakin renta saja. Isu pemanasan global (global warming) nampaknya menjadi isu dunia yang strategis dalam menyulut kembali kecintaan manusia terhadap lingkungan. Lalu, efektifkah gerakan ini?

Global Warming Vs Pohon Keramat

April 27, 2013

0

Apakah bisa masyarakat berperan dalam pelestarian hutan dan lingkungan? Saat pertama kali membaca tema dalam lomba blog soal hutan terus terang saya agak bingung. Bertanya-tanya apakah memang bisa. Cukup menggelitik nurani jika masyarakat seperti ditagih kembali soal kontribusinya untuk hutan. Emangnya masyarakat gak punya kontribusi ya? Apakah sekarang masyarakat sebegitu cueknya sehingga perlu ada refreshing bagaimana ia juga wajib berpartisipasi dalam melestarikan lingkungannya?

Three “R” Society

January 29, 2012

2

Tulisan ini semoga menjadi motor sekaligus corong kepada pemerintah untuk menjadi fasilitator serta koordinator dalam mengajak semua stakeholders seperti masyarakat, LSM, dan swasta untuk bekerjasama dan bermitra membentuk masyarakat daur ulang ’3R Society’ ini.

Kita dan Environmental Cost

January 27, 2012

0

Menurut hemat saya, peran kita, baik tua muda, kaya miskin, cewek atau cowok, swasta atau negeri, gaul atau katro adalah ikut membayar ongkos lingkungan yang telah kita serap. Mengenai hal tersebut, saya jadi teringat akan pesan AA Gym tentang 3M, yakni mulai dari sekarang, mulai dari hal-hal yang kecil, dan mulai dari diri sendiri. Simpel tapi bermakna bukan? Hehe.

Pendakian Gn. Lawu 3.265 MDPL

January 3, 2012

0

Namun, ada orang-orang yang menganggap sesuatu yang tak terjangkau itu justru memiliki daya tarik khusus. Biasanya mereka bukan para pakar: ambisi dan fantasi mereka cukup kuat untuk mengabaikan keraguan yang mungkin dirasakan orang-orang yang lebih waspada. Tekad yang kuat dan keyakinan merupakan senjata mereka yang paling ampuh. Panggilan terbaik untuk orang-orang seperti itu adalah eksentrik; […]

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.